Sistem Informasi Desa Melung
BANYUMAS — Kerja sunyi yang dilakukan bertahun-tahun akhirnya berbuah manis. Desa Wisata Melung berhasil meraih Juara 1 Terbaik Nasional dalam ajang pengembangan desa wisata. Di balik capaian tersebut, ada sosok yang konsisten menggerakkan perubahan dari akar rumput: Timbul Yulianto, Sekretaris Desa Melung sekaligus penggerak utama desa wisata.
Perjalanan panjang itu tidak dibangun dalam semalam. Kiprah Timbul dimulai sejak 2004 sebagai Kader Pemberdayaan Masyarakat Desa (KPMD). Dari aktivitas pemberdayaan warga, ia memahami bahwa kekuatan desa terletak pada partisipasi dan gotong royong.
Kariernya di pemerintahan desa dimulai sebagai Kaur Umum (2008–2011), kemudian dipercaya menjadi Kasi Pembangunan (2011–2016). Sejak Oktober 2016, ia menjabat Sekretaris Desa Melung, posisi strategis yang mengoordinasikan administrasi, perencanaan pembangunan, hingga tata kelola keuangan desa.
Namun kontribusinya tak berhenti pada aspek birokrasi.
Melihat potensi alam dan budaya desa, Timbul terlibat aktif dalam pengembangan sektor pariwisata. Pada 2023, ia dipercaya menjadi Ketua Pokdarwis Pagubugan Melung. Melalui pendekatan kolaboratif, ia mendorong penguatan kelembagaan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta pelibatan UMKM lokal dalam ekosistem wisata.
Upaya tersebut membuahkan hasil signifikan. Desa wisata tidak hanya menjadi destinasi, tetapi juga penggerak ekonomi masyarakat. Dampak ekonomi dirasakan langsung oleh warga melalui peningkatan aktivitas usaha dan terbukanya peluang kerja baru.
Kepercayaan terhadap kepemimpinannya semakin luas ketika pada 2024 ia didapuk sebagai Ketua FK POKDARWIS Kabupaten Banyumas. Peran ini memperkuat posisinya sebagai motor penggerak kolaborasi desa wisata di tingkat kabupaten.
Selain aktif di sektor pariwisata, Timbul juga terlibat dalam kegiatan sosial dan kebencanaan sebagai anggota TAGANA sejak 2009, serta menjabat Sekretaris BKAD Wikabalung sejak 2020. Jejak pengabdiannya menunjukkan konsistensi dalam membangun desa dari berbagai lini.
Puncaknya, Desa Wisata Melung dinobatkan sebagai Juara 1 Terbaik Nasional. Bagi Timbul, penghargaan tersebut bukan sekadar simbol prestasi, melainkan validasi atas kerja kolektif masyarakat.
“Prestasi ini adalah hasil gotong royong seluruh warga. Desa hanya bisa maju jika masyarakatnya bergerak bersama,” ujarnya.
Keberhasilan Melung menjadi bukti bahwa desa dengan potensi alam dan budaya yang dikelola secara profesional mampu bersaing di tingkat nasional. Dari lereng perbukitan Banyumas, Melung kini menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di Indonesia.
Di tengah sorotan prestasi, Timbul Yulianto tetap memegang prinsip yang sama seperti saat pertama kali menjadi KPMD: membangun desa bukan soal jabatan, tetapi soal pengabdian.
Dan dari pengabdian itulah, Melung berdiri tegak di panggung nasional.